Home / Aqidah dan Tauhid / Tujuan Hidup Manusia dan Jin Ternyata Sama

Tujuan Hidup Manusia dan Jin Ternyata Sama

Tujuan Hidup Manusia

Allah Ta’ala Berfirman:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.

Arti dari kata خَلَقْتُ adalah Aku menciptakan, Al Khalqu ini ialah membuat sesuatu yang sebelumnya tidak ada sama sekali tanpa meniru.

Sedangkan arti لِيَعْبُدُونِ adalah Supaya mereka beribadah kepada-Ku. Ibadah secara etimologi adalah MENGHINAKAN DIRI DAN TUNDUK. Sedangkan menurut terminologi syariat, ibadah adalah sebuah nama yang mencakup segala sesuatu yang Allah Ta’ala cintai dan ridhai, baik berupa ucapan maupun perbuatan, lahir maupun batin. 

Allah Ta’ala mengabarkan bahwa tidaklah dia menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Nya. Oleh karena itu ayat ini menceritakan tentang tujuan dan hikmah diciptakannya manusia dan jin.

Tidaklah Allah menghendaki dari kita seperti yang dikehendaki para tuan dari para budaknya berupa membanu mendapatkan rezeki dan makanan, namun Allah Ta’ala hanyalah menghendaki kemaslahatan bagi kita.

Ayat ini juga menunjukkan wajibnya tauhid  yaitu mengesakan Allah Ta’ala DALAM SEMUA JENIS IBADAH, karena tidaklah Dia menciptakan jin dan manusia melainkan untuk hal tersebut.

Baca Juga: Penjelasan dan Penerapan Ilmu Tauhid yang Benar

Faidah:

Sehingga wajib bagi jin dan manusia untuk mengesakan Allah Ta’ala dalam semua bentuk peribadatan karena inilah tujuan hidup manusia dan jin yang merupakan tujuan pokok dari penciptaan mereka.

Yang berhak mendapatkan mendapatkan peribadatan dari makhluk adalah Pencipta Makhluk yaitu Allah Yang Maha Pencipta. Ini merupakan bantahan terhadap para penyembah berhala dan selainnya.

Baca Juga: Tauhid Harus Disertai Amalan

Allah tidak butuh terhadap hamba-Nya namun hamba-Nya lah yang butuh terhadap Allah karena Allah lah Al Khaliq (Maha Pencipta) sedangkan mereka adalah makhluq (yang diciptakan). Allah telah menetapkan adanya hikmah dalam semua peribadatan. Sehingga semua jenis dan bentuk peribadatan tidak pantas diberikan kepada selain Al Khaliq.

 

Baca Juga

Bahaya Durhaka Pada Orang Tua

5 Bahaya Durhaka Pada Orang Tua

BAHAYA BESAR YANG MENGINTAI PERBUATAN DURHAKA PADA ORANGTUA 1. DITEMPATKAN OLEH RASULULLAH shallallahu ‘alaihi wa sallam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *