oleh

Perasaan Takut Termasuk Ibadah

Allah menciptakan jin dan manusia untuk sebuah tujuan yang agung nan mulia; yaitu agar mereka beribadah hanya kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya, sebagaimana Allah ta’ala berfirman:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُون

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku”(adz-Dzariat: 56)

Lantas apa itu ibadah?

Definisi ibadah

Ibadah secara bahasa adalah: tunduk dan patuh.

Adapun secara istilah -sebagaimana yang di definisikan oleh al-Imam Ahmad bin Abdul Halim- adalah sebuah nama yang mencakup segala sesuatu yang Allah cintai dan ridhai berupa ucapan ataupun perbuatan baik yang nampak maupun tersembunyi. Ini adalah definisi yang paling ringkas dan mencakup dari sekian banyak definisi para ulama.

Ibadah ada yang tampak ada pula yang tersembunyi. Diantara bentuk ibadah yang tampak adalah sholat, zakat, puasa, haji. Adapun ibadah yang tersembunyi adalah takut, tawakkal, cinta, berharap. Pada rubrik kali ini kita akan membahas tentang salah satu ibadah yaitu takut/khauf.

Definisi takut

Takut adalah adz-za’ru yaitu sebuah tindakan (reaksi) dari munculnya kekhawatiran akan terjadinya sesuatu yang membinasakan, membahayakan, menyakitkan.

Perasaan takut adalah ibadah

Dalil bahwa takut termasuk ibadah adalah firman Allah Ta’ala:

إِنَّمَا ذَلِكُمُ الشَّيْطَانُ يُخَوِّفُ أَوْلِيَاءَهُ فَلَا تَخَافُوهُمْ وَخَافُونِ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِين

“Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah syaitan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang-orang musyrik Quraisy), karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepadaKu, jika kamu benar-benar orang yang beriman” (ali-Imran: 175).

Dalam ayat ini Allah Ta’ala memerintahkan agar takut kepada-Nya dan melarang dari takut kepada setan dan wali-walinya. Maka segala sesuatu yang diperintahkan dan dicintai oleh Allah adalah ibadah.

Konsekuensi dari takut kepada Allah adalah mengerjakan perintah-Nya seperti sholat, zakat, puasa, haji, juga menjauhi larangan-Nya seperti memakan harta yang haram, bersumpah dusta, tidak amanah, mengadu domba diantara kaum muslimin, dan lain-lain.

Macam macam takut

Para ulama membagi takut dengan tiga macam1:

  1. Takut thabi’i (tabiat) adalah seperti seorang takut kepada binatang buas, api, tenggelam, dan selainnya. Jenis takut ini tidaklah tercela dalam agama. Sebagaimana Allah Ta’ala kisahkan tentang nabi Musa ‘alaihissalam

فَأَصْبَحَ فِي الْمَدِينَةِ خَائِفًا يَتَرَقَّب

“Karena itu, jadilah Musa di kota itu merasa takut” (al-Qasas: 18).
Namun jika takut tersebut menyebabkan seseorang meninggalkan kewajiban dan mengerjakan kemaksiatan kepada Allah maka hukumnya menjadi haram.

  1. Takut ibadah yaitu takut kepada sesuatu yang ia ibadahi dengan takut tersebut. Takut ini tidak boleh diserahkan kecuali hanya kepada Allah, dan memalingkan kepada selain Allah termasuk bentuk kesyirikan yang besar.
  2. Takut siir yaitu seorang takut kepada penghuni kuburan, wali yang jaraknya jauh yang sama sekali tidak memiliki pengaruh padanya, akan tetapi dia takut dengan takut sirr. Para ulama menyebutkan bahwa ini merupakan kesyirikan.

Kesimpulan

Hendaknya setiap mukmin memposisikan takut pada tempatnya masing-masing. Jika takut ibadah, maka ia peruntukan hanya untuk Allah tidak selain-Nya, jika takut tabiat seperti takut kepada api atau binatang buas maka hendaknya hal tersebut tidak menyebabkan untuk melakukan kemaksiatan dan meninggalkan perintah Allah. Adapun kepada orang mati dan setan maka seseorang tidak boleh takut kepadanya karena ia tidak dapat memberikan pengaruh apapun kecuali dengan kehendak Allah Ta’ala.

Semoga Allah senantiasa memberikan taufik dan hidayah-Nya kepada kita agar bisa berjalan diatas ajaran nabi Shallalahu ‘Alaihi Wa Sallam dan menggolongkan kita termasuk hamba-Nya yang bertauhid dan memasukkan kita ke dalam surga–Nya. ANW


1 Syarah utsuluts tsalatsah milik syaikh muhamad bin salih hal 140-142 cet.daar tsuraya lin nasr.

join chanel telegram islamhariini 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait