oleh

Keselamatan Adalah Sebuah Pilihan

Sungguh, sangat aneh lagi mengherankan ketika ada seseorang yang enggan masuk surga. Surga yang dipenuhi dengan kenikmatan, kebahagiaan serta keindahan-keindahan. Allah Subhanahu wa Ta’ala hanya menyiapkannya bagi hamba-Nya yang bertakwa dan beriman. Ya.. itulah surga, sungguh benar firman Allah Ta’ala:

مَّثَلُ ٱلْجَنَّةِ ٱلَّتِى وُعِدَ ٱلْمُتَّقُونَ ۖ فِيهَآ أَنْهَٰرٌۭ مِّن مَّآءٍ غَيْرِ ءَاسِنٍۢ وَأَنْهَٰرٌۭ مِّن لَّبَنٍۢ لَّمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهُۥ وَأَنْهَٰرٌۭ مِّنْ خَمْرٍۢ لَّذَّةٍۢ لِّلشَّٰرِبِينَ وَأَنْهَٰرٌۭ مِّنْ عَسَلٍۢ مُّصَفًّۭى ۖ وَلَهُمْ فِيهَا مِن كُلِّ ٱلثَّمَرَٰتِ وَمَغْفِرَةٌۭ مِّن رَّبِّهِمْ ۖ كَمَنْ هُوَ خَٰلِدٌۭ فِى ٱلنَّارِ وَسُقُوا۟ مَآءً حَمِيمًۭا فَقَطَّعَ أَمْعَآءَهُمْ ۝١٥

“Perumpamaan taman surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa; di sana ada sungai-sungai yang airnya tidak payau, sungai susu yang tidak berubah rasanya, dan sungai khamr (anggur yang tidak memabukkan) yang lezat bagi peminumnya, dan sungai madu yang murni. Di dalamnya mereka memperoleh segala macam buah-buahan dan ampunan dari Allah Ta’ala.” (Muhammad: 15)

Begitu pula disebutkan dalam hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu beliau berkata, bahwasannya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَعْدَدْتُ لِعِبَادِيَ الصَّالِحِينَ، مَا لَا عَيْنٌ رَأَتْ، وَلَا أُذُنٌ سَمِعَتْ، وَلَا خَطَرَ عَلَى قَلْبِ بَشَر

“Aku telah menyiapkan untuk hamba-hamba-Ku yang shalih sesuatu yang tidak pernah dilihat oleh mata, didengar oleh telinga maupun terbersit dalam hati.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Dengan sedikit penjelasan ayat dan hadits di atas, apakah masih ada di antara kita yang enggan masuk surga? Tentu, jawabannya: tidak, lalu kenapa masih ada di antara manusia yang enggan masuk surga? Mengapa demikian? Hal tersebut berdasarkan hadits nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut:

Lafadz Hadits

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: «كُلُّ أُمَّتِي يَدْخُلُونَ الجَنَّةَ إِلَّا مَنْ أَبَى»، قَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، وَمَنْ يَأْبَى؟ قَالَ: «مَنْ أَطَاعَنِي دَخَلَ الجَنَّةَ وَمَنْ عَصَانِي فَقَدْ أَبَى

Dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu beliau berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Seluruh umatku akan masuk surga kecuali yang enggan,” para sahabat bertanya: “wahai Rasulullah! siapa yang enggan itu?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “siapa yang taat kepadaku dia akan masuk surga dan siapa yang bermaksiat, maka dia termasuk golongan orang yang enggan.”

Takhrij Hadits

Hadits ini disebutkan oleh Imam Bukhari dalam shahihnya, pada kitab Al-I’tisham, dalam bab al-Iqtida’ bisunani Rasuuliillah shallallahu ‘alaihi wa sallam no.7280, dan musnad Imam Ahmad no.8728.

Perawi Hadits

Beliau berkunyah Abu Hurairah, nama beliau Abdurrahman bin shakhr Ad-Dausy. Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu adalah sebuah julukan untuknya. Sosok Abu Hurairah masuk Islam pada tahun ketujuh Hijriyyah.

Beliau selalu dekat nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, hingga beliau termasuk shahabat yang banyak menghafalkan hadits serta meriwayatkannya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam hingga mencapai 5344 hadits. Tumbuh kembang di Madinah dalam keadaan yatim, beliau wafat di kota Madinah pada tahun 57 Hijriyyah. Semoga Allah meridhai beliau.

Penjelasan Hadits secara Global

Pembaca yang semoga dirahmati Allah Subhanahu wa Ta’ala, maksud dari mentaati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah mentaati perintahnya, membenarkan berita yang beliau bawa, menjauhi segala yang beliau larang dan tidak beribadah kepada Allah Ta’ala kecuali sesuai dengan apa yang disyariatkan (diajarkan).

Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam diutus oleh Allah Ta’ala untuk menunjukkan kepada umatnya jalan-jalan keselamatan, sehingga tidaklah beliau mengetahui perkara yang akan menyelamatkan umatnya melainkan beliau telah menyampaikannya, begitu pula sebaliknya… tidaklah beliau mengetahui perkara yang membinasakan melainkan beliau telah memperingatkan umatnya agar menjauhi hal tersebut. Sebagian ulama mengatakan: ‘’Tugas itu dari Allah Ta’ala, adapun rasul bertugas untuk menyampaikan dan wajib bagi kita untuk menerimanya.”

Oleh karenanya, seseorang yang selalu mengikuti petunjuk nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ia akan meyakini bahwasannya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam datang dengan membawa kebenaran dan petunjuk bagi umatnya. Beliau adalah sebaik-baik rasul yang diutus kepada umat ini, sehingga barang siapa yang mengikuti petunjuknya ia akan memperoleh kesuksesan baik di dunia maupun di akhirat.

Namun sebaliknya seseorang yang tidak taat serta meninggalkan apa yang beliau bawa, maka ia akan tersesat dan menyimpang, karena tidak ada ajaran yang benar melainkan ajaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Maka pada hadits di atas memberikan kabar gembira bagi mereka yang selalu taat dan patuh kepada beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam dari umat ini dengan surga-Nya kecuali orang-orang yang bermaksiat dan selalu mengedepankan hawa nafsunya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

فَأَمَّا مَن طَغَىٰ ۝٣٧

وَءَاثَرَ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا ۝٣٨

فَإِنَّ ٱلْجَحِيمَ هِىَ ٱلْمَأْوَىٰ ۝٣٩

وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِۦ وَنَهَى ٱلنَّفْسَ عَنِ ٱلْهَوَىٰ ۝٤٠

فَإِنَّ ٱلْجَنَّةَ هِىَ ٱلْمَأْوَىٰ ۝٤١

“Adapun orang yang melampaui batas, dan lebih mengutamakan kehidupan dunia, maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal(nya).  Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya).” (an-Naaziaat: 37-41)

Begitu pula Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

مَّن يُطِعِ ٱلرَّسُولَ فَقَدْ أَطَاعَ ٱللَّهَ ۖ وَمَن تَوَلَّىٰ فَمَآ أَرْسَلْنَٰكَ عَلَيْهِمْ حَفِيظًۭا ۝٨٠

“Barangsiapa yang mentaati Rasul itu, sesungguhnya ia telah mentaati Allah. Dan barangsiapa yang berpaling (dari ketaatan itu), maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka.”(an-Nisa’: 80)

Inilah kunci utama yang akan menyelamatkan kita dari kegelapan dunia maupun akhirat. Semoga Allah Ta’ala menjadikan kita sebagai orang-orang yang selalu taat, patuh kepada perintah-Nya serta dimasukkan ke dalam surga-Nya{Amiin}

Faedah Hadits

  • Wajibnya taat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam terhadap segala sesuatu yang diperintahkan. Ini merupakan salah satu konsekuensi syahadat bahwasanya Muhammad adalah Rasulullah (utusan Allah) shallallahu ‘alaihi wa sallam .
  • Mentaati Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam sebab seorang masuk surga, dan bermaksiat kepadanya sebab masuk neraka.
  • Masuk surga dan masuk neraka sesuai dengan amalan seorang hamba ketika di dunia.
  • Terhalanginya seseorang masuk surga dengan 2 sebab:
  1. Tidak menerima dakwah nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam secara sempurna.
  2. Tidak mengerjakan sebagian perintah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam atau bahkan mengerjakan apa yang dilarang oleh-Nya. DW

وبالله التوفيق

join chanel telegram islamhariini 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait