oleh

Dengan Tiga Nikmat Ini, Seakan Mendapat Dunia dan Seisinya

Kenikmatan yang diberikan kepada seorang hamba, tidaklah dilihat dengan banyaknya harta, tempat tinggal yang mewah, kedudukan yang tinggi, dan lain sebagainya. Namun, cukuplah seseorang itu dinilai telah merasakan sebuah kenikmatan hanya dengan beberapa hal sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut ini.

Lafadz Hadits

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

عَنْ سَلَمَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ مِحْصَنٍ الْأَنْصَارِيِّ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ أَصْبَحَ مِنْكُمْ مُعَافًى فِي جَسَدِهِ، آمِنًا فِي سِرْبِهِ، عِنْدَهُ قُوتُ يَوْمِهِ، فَكَأَنَّمَا حِيزَتْ لَهُ الدُّنْيَا

Dari Salamah bin Ubaidillah bin Mihshan al-Anshari, dari ayahnya, berkata: Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa di antara kalian yang memasuki waktu pagi dalam kondisi sehat badannya, hatinya aman dan tentram, serta memiliki makanan untuk hari tersebut, maka seakan-akan dia memperoleh dunia dan seisinya.”1

Perawi hadits

Beliau adalah sahabat yang mulia, Ubaidullah bin Mihsan al-Anshari al-Khatmi. Beliau termasuk sahabat yang meriwayatkan hadits dari ayahnya.

Penjelasan Global

Maksud dari hadits di atas adalah barangsiapa yang Allah Ta’ala anugerahkan nikmat kepadanya berupa kesehatan badan, ketenangan hati, tercukupi kebutuhan pokoknya, serta keselamatan keluarganya, maka sungguh Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memberikan kepadanya kenikmatan yang besar dan mulia. Sepantasnya seseorang bersyukur atas nikmat tersebut dengan melaksanakan ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, tidak bermaksiat kepada-Nya, apalagi berpaling dari mengingat-Nya.

Ketahuilah! Manusia yang paling beruntung di dunia adalah orang-orang yang beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, menjalankan syariat-Nya, serta diberikan keamanan, kesehatan, dan kecukupan, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits di atas.

Jika kita telah mengetahui bahwa kesehatan merupakan nikmat paling besar yang Allah berikan kepada kita, maka sepantasnya bagi seorang muslim untuk menjaga dan melindungi diri dari hal-hal yang dapat merusaknya.

Faidah Hadits

  • Wajibnya menjaga nikmat yang Allah berikan kepada kita sebaik-baiknya.
  • Cukuplah kenikmatan dunia itu didapat dengan tiga kriteria yang terdapat pada diri seorang hamba.
  • Pentingnya bersyukur atas segala pemberian Dzat Yang Maha Pencipta.

DW-THR

Penulis: Dawud Al-Malanjy


1 Hadits ini diriwayatkan oleh al-Imam Ibnu Majah dalam Sunannya no. 4141 dan at-Tirmidzi dalam Sunannya  no.2346. Dihasankan oleh asy-Syaikh al-Albani rahimahullah

join chanel telegram islamhariini 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait