oleh

Empat Sifat yang Dipuji Oleh Allah

Empat Sifat yang Dipuji Oleh Allah

وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ (3)

Allah berfirman yang artinya,”Demi masa (1) Sungguh manusia benar-benar dalam kerugian (2) Kecuali orang-orang yang beriman, beramal saleh, saling berwasiat dengan kebenaran, dan saling berwasiat dengan kesabaran (3). (al-‘Ashr : 1–3)

Para pembaca islamhariini.com yang semoga dirahmati Allah, di dalam ayat ini Allah ‘Azza wa Jalla bersumpah dengan menyebut salah satu makhluk-Nya yaitu al’Ashr (masa/waktu). Allah tidak bersumpah kecuali pada sesuatu yang penting. Beda halnya dengan manusia yang tidak boleh bersumpah kecuali dengan menyebut nama Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Dijelaskan oleh para ahli tafsir bahwa yang dimaksud dengan al ‘Ashr adalah waktu malam dan siang. Manusia pada kedua waktu tersebut melakukan aktivitas dan beramal. Pada surat ini pula Allah mengabarkan bahwa seluruh manusia benar-benar dalam kerugian kecuali orang-orang yang mempunyai 4 sifat berikut ini:

  1. Iman, yaitu beriman dengan segala sesuatu yang diperintahkan oleh Allah Ta’ala seperti beriman kepada Allah, malaikat, kitab-kitab Allah, para Rasul-Nya, hari akhir, dan beriman terhadap takdir. Keimanan tidaklah mungkin terwujud kecuali dengan ilmu. Yaitu ilmu tentang Allah, ilmu tentang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan ilmu tentang agama dengan dalil-dalilnya.
  2. Beramal saleh. Amalan saleh di sini mencakup segala bentuk kebaikan yang tampak dan tidak tampak baik berkaitan dengan hak Allah maupun hak sesama hamba.
  3. Saling berwasiat dalam kebenaran, yaitu saling berwasiat antar satu person kepada yang lain dan saling menghasung dalam kebenaran.
  4. Saling berwasiat untuk bersabar dalam menjalankan ketaatan kepada Allah, bersabar dalam menjauhi kemaksiatan, dan bersabar terhadap takdir yang tidak disukai.

Maka seorang hamba yang mempunyai 4 sifat mulia ini akan selamat dari segala bentuk kerugian di dunia dan akhirat. Ia juga akan mendapat keuntungan yang besar. Semoga tulisan ringkas ini menambah keimanan kita. Amin. KP

Refrensi: Tafsir as Sa’dy

join chanel telegram islamhariini 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait