oleh

Doa Memohon Kebaikan Agama, Dunia dan Akhirat

Pembaca yang semoga dirahmati oleh Allah Tabaraka wa Ta’ala, sejatinya kehidupan seorang anak adam tidaklah selalu berada di atas kenikmatan seperti yang ia inginkan dan cita-citakan. Ada saatnya ia berada di atas, ada masanya pula berada di bawah. Demikianlah perumpamaan yang sering didengar. Sehingga merupakan suatu kepastian manusia itu selalu butuh kepada pemeliharaan dan pertolongan Allah Tabaraka wa Ta’ala di dalam mengarungi samudera kehidupan ini. Terlebih untuk urusan agama, dunia dan akhiratnya. Oleh karena itu, sepantasnya bagi seorang hamba yang mukmin (beriman) kepada Rabbnya senantiasa memohon kebaikan dunia, agama serta akhiratnya agar tercapai kebahagiaan hakiki yang didambakan.

Sebagaimana halnya Rasullullah shallallahu ‘alaihi wa sallam manusia terbaik dan suri teladan yang sempurna bagi umat ini. Tak pernah putus harapan dan permohonannya kepada Allah Ta’ala di dalam setiap urusannya. Berikut ini diantara doa Rasullullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang beliau amalkan di kehidupannya terkait kebaikan dunia, agama dan akhirat.

Audio Doa

Berikut adalah audio cara membaca do’a yang tertera di bawah ini.

Doa pertama

اللَّهُمَّ! أَصْلِحْ لِي دِينِي الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِي، وَأَصْلِحْ لِي دُنْيَايَ الَّتِي فِيهَا مَعَاشِي، وَأَصْلِحْ لِي آخِرَتِي الَّتِي إِلَيْهَا مَعَادِي، وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِي فِي كُلِّ خَيْرٍ، وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لِي مِنْ كُلِّ شَرٍّ

“Ya Allah, perbaikilah bagiku agamaku yang ia merupakan penjaga urusanku, perbaikilah bagiku duniaku yang diatasnya aku hidup, perbaikilah bagiku akhiratku yang kepadanya aku akan kembali dan jadikanlah kehidupan ini sebagai tambahan bagiku pada setiap kebaikan serta jadikanlah kematian itu sebagai waktu istirahat bagiku dari segala kejelekan”1

Doa Kedua

اللَّهُمَّ رَحْمَتَكَ أَرْجُوْ فَلَا تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

“Ya Allah, aku memohon rahmatMu, maka jangan Engkau pasrahkan kepadaku urusanku walau hanya sekejap mata serta perbaikilah semua urusanku. Tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi selain Engkau.”2

Penutup

Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di (seorang ulama besar di Arab Saudi) pernah mengatakan, “apabila seorang hamba tekun, suka dan rajin mengamalkan doa untuk kebaikan dunia dan agamanya dengan hati yang khusyuk, niat yang tulus serta diiringi upaya perealisasiannya, niscaya Allah Ta’ala akan mewujudkan apa yang ia inginkan, harapkan dan upayakan. Sehingga kegundahan hatinya pun berubah menjadi kesenangan dan kebahagiaan.”3

Demikian penjelasan singkat terkait rubrik doa kali ini. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala terus melimpahkan hidayah dan taufik-Nya kepada kita semua kaum muslimin untuk senantiasa serta tidak putus asa berdoa hanya kepadaNya semata. BFR-JFR

Penulis: Bustanul Fikri Ramadhan


1 HR. Muslim no. 2720 dari sahabat Abu Hurairah

2 HR. Abu Daud no. 5090, sahih

3 di dalam salah satu karyanya berjudul, al-wasaail al-mufiidah lil hayaah as-sa’iidah (wasilah-wasilah yang bermanfaat demi kehidupan yang bahagia)

join chanel telegram islamhariini 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait