oleh

Benarkah Nama-nama Allah (Asmaul Husna) Berjumlah 99?

Seorang muslim meyakini bahwasanya Allah memiliki nama-nama yang terindah dan terbaik, yang disebut asmaul husna. Allah menegaskan di dalam al-Quran,

وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى

“Hanyalah milik Allah nama-nama yang terindah dan terbaik.” (al-A’raf: 18)

Sedari kecil kita meyakini bahwa asmaul husna ada 99 nama. Mungkin hal ini pula yang diyakini oleh para pembaca. Karena memang demikian yang tersebar di tengah umat, terkhusus di negeri kita, Indonesia.

Namun, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri telah menjelaskan bahwa Allah memiliki nama-nama yang sangat banyak, tidak ada yang mengetahui bilangannya kecuali Allah saja. Dialah yang memiliki nama-nama yang terindah dan terbaik itu, serta Dialah yang mengetahui jumlah bilangannya.

Nama-nama Allah Tidak Terhitung Banyaknya

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengajarkan sebuah doa yang berbunyi,

أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسم هُوَ لَكَ؛ سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ أَوْ أنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَداً مِنْ خَلْقِكَ أَوِ استأثرت بهِ في عِلْمِ الغَيْبِ عِنْدَكَ

“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan seluruh nama-Mu, yang Engkau namai diri-Mu dengannya atau yang engkau turunkan di dalam kitab-Mu atau yang Engkau ajarkan kepada salah satu hamba-Mu (Rasul) atau yang engkau rahasiakan di dalam ilmu gaib di sisi-Mu.” (HR. Ahmad 1/391, sahih)[1]

Muhammad bin Abi Bakar rahimahullah menyatakan, pada hadits ini terdapat dalil bahwa nama-nama Allah lebih dari 99 dan Allah memiliki nama-nama dan sifat-sifat yang Allah khususkan di dalam ilmu-Nya. Tidak ada yang mengetahuinya selain-Nya. Karena lafadz hadits yang lain bahwa Allah memiliki 99 nama, tidak mengharuskan bahwa Allah hanya memiliki 99 nama saja.[2]

Pada kesempatan lain Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam juga pernah mengajarkan sebuah doa, sebagaimana tertera dalam hadits dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, berikut cuplikannya,

لا أحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أنْتَ كَما أثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ

“Aku tidak mampu menghitung pujian atas-Mu. Engkau tetapkan pujian atas diri-Mu.” (HR. Muslim no. 486 di dalam shahihnya)

Hadits ini menunjukkan bahwa ada pujian-pujian untuk Allah yang tida diketahui oleh hamba. Pujian untuk Allah di antaranya dengan nama-nama-Nya, jadi ada nama-nama Allah yang tidak diketahui oleh hamba.

Dua hadits di atas menunjukkan bahwa nama-nama Allah tidak terbatas bilangannya. Hanya Allah semata, Pemilik asmaul husna yang mengetahui jumlahnya.


Baca: Belajar Ilmu Tauhid, Ruang Lingkup dan Hukum Mempelajarinya


Janji Surga Bagi yang Menghafal 99 Asmaul Husna

Lalu bagaimana dengan hadits dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa salla bersabda,

إِنَّ لِلَّهِ تِسْعَةً وَتِسْعِينَ اسْمًا مِائَةً إِلَّا وَاحِدًا مَنْ أَحْصَاهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ

“Sesungguhnya Allah memiliki 99 nama. Barang siapa yang menghafalnya, dia akan masuk surga.” (HR. al-Bukhari no. 2736 dan Muslim no. 2677, dalam shahih keduanya)

Hadits ini shahih, akan tetapi yang dimaksud dalam konteks hadist ini bukan pembatasan. Artinya, bilangan 99 tersebut adalah janji Rasul bagi seorang yang menghafalkan dan memahami kandungannya, maka ia akan masuk surga.

Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa di sana masih terdapat nama-nama Allah yang lainnya.

Seperti halnya seseorang mengatakan, aku memiliki uang seratus ribu. Aku akan menginfakkan uang tersebut. Apakah maknanya orang tersebut hanya memiliki uang seratus ribu? Tentunya tidak, bahkan mungkin saja ia memiliki uang yang lebih banyak.

Imam An-Nawawi rahimahullah menyatakan, “Para ulama sepakat, bahwa hadits ini tidak mengandung makna pembatasan Nama-nama Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bukan bermakna bahwa Allah tidak memiliki nama selain 99 nama ini.”

An-Nawawi rahimahullah juga mengutarakan maksud dari hadits ini adalah berita dari Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa barangsiapa mampu menghafal sejumlah 99 nama tersebut maka  akan dijanjikan masuk surga.

“Hadits tersebut konteksnya memberitakan bahwa seseorang dapat masuk surga dengan menghafal nama-nama tersebut, bukan memberitakan bahwa nama-nama Allah hanya berjumlah 99”, terang an-Nawawi rahimahullah.  [3]

Demikianlah penjelasan ringkas terkait nama-nama Allah, semoga Allah memberikan kepada kita pemahaman yang benar untuk memahami nama-nama Allah dan sifat-sifat-Nya. Amin

AHS-AA/ALF

[1] Lihat Silsilah as-shahihah 1/383

[2] Lihat kitab Syifaul ‘Alil fi Masailil Qadha wal Qadar 1/277.

[3] Lihat: Syarh Shahih Muslim (5/17), karya an-Nawawi.

join chanel telegram islamhariini 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait