oleh

Hukum Menghadap Khatib Ketika Khutbah Jum’at

Disebutkan dalam shahih Bukhari, beliau membuat sebuah bab yang berjudul:

بَابُ اِسْتِقْبَالِ النَّاسِ الْإِمَامَ إِذَا خَطَبَ

Bab tentang makmum menghadap khatib ketika sedang berkhutbah.

Kemudian beliau menyebutkan hadits dari Atha’ bin Yasar:

أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا سَعِيْدٍ الْخُدْرِيَّ قَالَ: إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَلَسَ ذَاتَ يَوْمٍ عَلَى المِنْبَرِ وَجَلَسْنَا حَوْلَهُ. رَوَاهُ الْبُخَارِيّ  

Bahwasannya beliau mendengar shahabat yang mulia Abu Said al-Khudri berkata, “Sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam suatu hari pernah duduk di atas mimbar dan kami berada di sekitar beliau.” (HR. Bukhari di dalam shahihnya no. 921)

Sisi Pendalilan Hadits

Sisi pendalilan dari hadits ini bahwasanya duduknya para shahabat di sekitar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk mendengar ucapan beliau, berkonsekuensi pandangan para shahabat tertuju kepada beliau. Dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berbicara dalam keadaan duduk di atas tempat yang tinggi sedangkan para shahabat duduk di tempat yang lebih rendah dari beliau. Apabila mereka melakukan pada selain khutbah, maka ketika khutbah lebih utama untuk menghadap khatib. Hal ini karena adanya perintah untuk mendengar dan diam ketika khutbah berlangsung.1

Hukum Menghadap Khatib Ketika Khutbah Jum’at

Jumhur ulama berpendapat bahwa hukum menghadap khatib ketika khutbah Jum’at adalah mustahab. Click To Tweet Diantara hikmah menghadap khatib ketika khutbah adalah mempersiapkan diri untuk mendengarnya dan termasuk adab yang baik kepada khatib. Apabila seseorang menghadap khatib dengan wajah dan hatinya, begitu pula hadirnya pikiran, hal itu lebih mudah untuk memahami isi materi yang disampaikan oleh khatib dan perbuatan tersebut lebih sesuai dengan syariat.

Teladan dari shahabat

Dahulu shahabat Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhu mengakhiri shalat sunnah pada hari Jum’at sebelum khatib datang, karena beliau senantiasa mengerjakan shalat sunnah sebelum dimulainya khutbah. Apabila khatib telah datang, beliau menghadapkan badannya sebelum khatib duduk di atas mimbar.2

Disebutkan pula bahwa shahabat Anas bin Malik, apabila khatib memulai khutbah pada hari Jum’at, beliau menghadapkan wajahnya sampai khutbah selesai.3

Ibnul Mundzir meriwayatkan dari jalur lainnya, bahwasanya Anas bin Malik apabila datang ke masjid untuk shalat Jum’at, beliau bersandar pada dinding dalam keadaan menghadap khatib. Ibnul Mundzir berkata, “Aku tidak mengetahui adanya perbedaan pendapat di kalangan para ulama tentang hal ini.”

Wallahu a’lam. RR


1 Lihat kitab Fathul Bari syarh Shahih Bukhari milik al-Hafidz Ibnu Hajar rahimahullah.

2 Riwayat al-Baihaqi dari jalur al-Walid bin Muslim.

3 Riwayat Nu’aim bin Hammad dengan sanad yang shahih.

join chanel telegram islamhariini 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait