Home / Aqidah dan Tauhid / Bacalah… Mau Kemana Negeriku?

Bacalah… Mau Kemana Negeriku?

Mau Kemana Negeriku

Dalam 3 bulan terakhir media massa dalam negeri begitu gencar memberitakan beragam musibah besar. Berbagai nestapa sedang merundung negeri ini. Ribuan nyawa melayang. Sarana infrastruktur turut hancur lebur.

Tak sampai di situ. Sikap masyarakat pasca bencana juga ikut menjadi sorotan.

Mau kemana negeriku? Jika musibah tak kunjung menjadi renungan. Musibah tak ubahnya dianggap hanya sebagai “gejala alam”.

Mari sempatkan diri untuk membaca al-Quran kitab suci. Luangkan waktu untuk introspeksi.

Bacalah.. Kaum Nuh terkena bencana karena dosa. Mereka tenggelam dalam banjir yang begitu luar biasa. Akhirnya, merekapun menjadi binasa.

Bacalah.. Kaum ‘Ad. Mereka adalah kaum yang kuat. Namun, mereka justru bermaksiat. Hingga mereka diadzab dengan badai dahsyat. Tewaslah mereka menjadi mayat-mayat. Bukankah ini dapat menjadi pelajaran yang bermanfaat?

Bacalah.. masih banyak kisah yang termaktub dalam al-Qur’an kitab suci itu.
Bacalah kembali.. Persembahan kepada selain Sang Pencipta, bukankah itu kesyirikan yang nyata?

Allah Ta’ala berfirman:

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا

“Sembahlah (beribadahlah kepada) Allah dan janganlah kalian mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun.” (An-Nisa: 36)

Allah Ta’ala juga berfirman (artinya),

وَمَنْ يَدْعُ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ لَا بُرْهَانَ لَهُ بِهِ فَإِنَّمَا حِسَابُهُ عِنْدَ رَبِّهِ ۚ إِنَّهُ لَا يُفْلِحُ الْكَافِرُونَ

“Dan barangsiapa menyembah (berdoa/beribadah kepada) sesembahan yang lain di samping (menyembah/beribadah kepada) Allah, padahal tidak ada satu dalilpun baginya tentang itu, maka benar-benar balasannya ada pada Tuhannya. Sungguh tiada beruntung orang-orang kafir itu.” (Al-Muminun: 117)

Bukankah telah jelas dan nyata? Kenapa masih saja menuai pro dan kontra?!

Bacalah.. Mau kemana negeriku? Jika musibah tak kunjung menjadi renungan. Jika kitab suci al-Qur’an tidak dijadikan pedoman dalam hidup ini..

Baca Juga

Mencela Diri di Depan Orang Lain

Mencela Diri di Depan Orang Lain Termasuk Riya’

BUKAN HAL TERPUJI MENCELA DIRI DI DEPAN ORANG LAIN 🗒 Al Hafizh Ibnu Rajab Al …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *