oleh

Silsilah Pertanyaan Tentang Akidah (Bagian 2)

Salah satu aspek terpenting dalam akidah adalah bertauhid, yaitu keyakinan bahwa hanya Allah satu-satunya yang berhak disembah tidak selainNya. Inilah misi utama para rasul dalam berdakwah kepada umat manusia. Sebagaimana termaktub dalam berbagai ayat Al-Qur’an dan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Pada bagian kedua artikel ini dari Silsilah Pertanyaan Tentang akidah, kita akan membahas tentang macam-macam tauhid dan memahami manfaat besar yang akan diperoleh melalui pengamalan tauhid dengan benar. Semoga pembahasan ini menjadi langkah awal bagi kita agar semakin mengenal dan mencintai Allah melalui tauhid yang murni.


Baca Juga: Silsilah Pertanyaan Tentang akidah (Bagian 1)


1.  Mengapa Allah Mengutus Para Rasul?

Jawab: Allah mengutus para rasul untuk mengajak umat manusia beribadah hanya kepada Allah semata dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Allah Ta’ala berfirman,

وَلَقَدۡ بَعَثۡنَا فِى كُلِّ أُمَّةٍ رَّسُولًا أَنِ ٱعۡبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَٱجۡتَنِبُوا۟ ٱلطَّـٰغُوتَ 

“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus di setiap umat seorang rasul (yang menyerukan): ‘Sembahlah Allah dan jauhilah thaghut.” (An-Nahl: 36)

Thaghut adalah syaitan yang mengajak untuk menyembah selain Allah.

وَقَالَ ﷺ: وَالۡأَنۡبِيَاءُ إِخۡوَةٌ وَدِينُهُمۡ وَاحِدٌ 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Para nabi itu bersaudara, dan agama mereka satu.” (Muttafaqun ‘Alaihi). 1 2

2.  Apa itu Tauhid Rububiyyah?

Jawab: Tauhid Rububiyyah adalah mengesakan Allah dalam segala bentuk perbuatan-Nya, seperti mencipta, mengatur, menghidupkan mematikan dan selainnya. Allah Ta’ala berfirman,

ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَـٰلَمِينَ 

“Segala puji bagi Allah semata, Rabb semesta alam.” (Al-Fatihah).

وَقَالَ ﷺ: أَنۡتَ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَالۡأَرۡضِ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Engkau adalah Rabb langit dan bumi.” (Hadis Shahih Bukhari dan Muslim). 3

3.  Apa itu Tauhid Uluhiyyah?

Jawab: Tauhid Uluhiyyah adalah mengesakan Allah dalam ibadah, seperti berdoa, menyembelih, bernazar dan sebagainya dari beragam bentuk ibadah. Allah Ta’ala berfirman,

وَإِلَـٰهُكُمۡ إِلَـٰهٌ وَ‌ٰحِدٌ ۖ لَّآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلرَّحۡمَـٰنُ ٱلرَّحِيمُ 

“Dan Sesembahanmu adalah Sesembahan yang Maha Esa, tidak ada Sesembahan selain Dia, yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.” (Al-Baqarah: 163).

وَقَالَ ﷺ (فَلۡيَكُنۡ أَوَّلُ مَا تَدۡعُوهُمۡ إِلَيۡهِ شَهَادَةَ أَنۡ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ) (مُتَّفَقٌ عَلَيۡهِ)

وَفِي رِوَايَةِ الۡبُخَارِيِّ: (إِلَى أَنۡ يُوَحِّدُوا اللهَ)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Maka pertama kali ajaklah mereka untuk, bersaksi bahwasanya, ‘Tidak ada Sesembahan yang berhak diibadahi selain Allah.” (Hadits Shahih Bukhari dan Muslim). Dalam riwayat Bukhari, “Ajaklah mereka sampai mentauhidkan Allah.” 4 5

4.  Apa itu Tauhid Asma’ wa Sifat?

Jawab: Tauhid Asma’ wa Sifat adalah menetapkan nama dan sifat yang telah Allah sifati  diri-Nya dengannya dalam Al-Qur’an atau yang disabdakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits-hadits yang sahih secara hakiki. Tanpa ta’wil, tafwidh, tamtsil, atau ta’thil. Seperti sifat istiwa’, turun, tangan, dan lainnya yang sesuai dengan kesempurnaan-Nya. Allah berfirman,

لَيۡسَ كَمِثۡلِهِۦ شَىۡءٌ ۖ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡبَصِيرُ

“Tiada yang serupa dengan-Nya sedikit pun, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (As-Syura: 11).

وَقَالَ ﷺ يَنۡزِلُ اللهُ فِي كُلِّ لَيۡلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنۡيَا

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah turun pada setiap malam ke langit dunia…” (Hadits Shahih riwayat Muslim). “Allah turun dengan bentuk yang sesuai dengan keagungan-Nya,  tidak serupa dengan satu makhlukpun.” 6 7

5. Di mana Allah?

Jawab: Allah berada di atas ‘Arsy, di atas langit. Allah ta’ala berfirman,

ٱلرَّحۡمَـٰنُ عَلَى ٱلۡعَرۡشِ ٱسۡتَوَىٰ

“Allah Yang Maha Pemurah  beristiwa` di atas ‘Arsy.” (Taha: 5)

Yaitu, Dia berada di atas dan tinggi, sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits riwayat Bukhari

وَقَالَ ﷺ:إِنَّ اللهَ كَتَبَ كِتَابًا… فَهُوَ عِنۡدَهُ فَوۡقَ الۡعَرۡشِ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah menulis  ketetapan dalam sebuah kitab..di sisi-Nya,  berada di atas ‘Arsy.” 8 9

6. Apakah Allah Bersama Kita?

Jawab: Allah bersama kita dengan pendengaran-Nya, penglihatan-Nya, dan ilmu-Nya. Allah Ta’ala berfirman,

قَالَ لَا تَخَافَآ ۖ إِنَّنِى مَعَكُمَآ أَسۡمَعُ وَأَرَىٰ

“Janganlah takut, sesungguhnya Aku bersama kalian berdua, Aku mendengar dan melihat” (Taha: 46)

وَقَالَ ﷺ:إِنَّكُمۡ تَدۡعُونَ سَمِيعًا قَرِيبًا وَهُوَ مَعَكُمۡ أَيۡ بِعِلۡمِهِ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sungguh kalian berdoa kepada zat Yang Maha Mendengar, Maha Dekat, dan Dia bersama kalian.” (Yakni dengan ilmu-Nya). 10 11

7. Apa Manfaat dari Tauhid?

Jawab: Manfaat tauhid adalah keamanan di akhirat dari azab, petunjuk di dunia, dan pengampunan/dihapusnya dosa-dosa. Allah Ta’ala berfirman,

ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَلَمۡ يَلۡبِسُوٓا۟ إِيمَـٰنَهُم بِظُلۡمٍ أُو۟لَـٰٓئِكَ لَهُمُ ٱلۡأَمۡنُ وَهُم مُّهۡتَدُونَ

“Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kedzaliman (syirik), mereka itu akan memperoleh keamanan dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (Al-An’am: 82).

Dengan kezaliman artinya dengan kesyirikan.

وَقَالَ ﷺ: حَقُّ الۡعِبَادِ عَلَى اللهِ أَنۡ لَا يُعَذِّبَ مَنۡ لَا يُشۡرِكُ بِهِ شَيۡئًا.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hak setiap hamba atas Allah adalah bahwa Dia tidak akan menyiksa orang yang tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu.” 12 13

Penutup

Demikianlah bagian kedua dari Silsilah Pertanyaan Tentang akidah yang membahas tentang macam-macam tauhid dan manfaat besar dari tauhid. Hal ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kemurnian akidah dan tauhid.

Semoga pembahasan ringkas ini menjadi motivator untuk terus memperbaiki dan memperkuat tauhid, sehingga dapat meraih ridha Allah dan menjadi bagian dari hamba-Nya yang berakidah dan bertauhid dengan sempurna.

Penulis: Andi Subagyo Putra

Referensi : Kitab Khudz Aqidatak Minal Kitabi was Sunnah ash-Shahihah, Karya Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu rahimahullah

Teks Arab

س٦ – : لِمَاذَا أَرۡسَلَ اللهُ الرُّسُلَ؟

ج٦ – : أَرۡسَلَهُمۡ لِلدَّعۡوَةِ إِلَى عِبَادَتِهِ، وَنَفَى الشِّرۡكَ عَنۡهُ قَالَ تَعَالَى: ﴿وَلَقَدۡ بَعَثۡنَا فِى كُلِّ أُمَّةٍ رَّسُولًا أَنِ ٱعۡبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَٱجۡتَنِبُوا۟ ٱلطَّـٰغُوتَ﴾ (سورة النحل) (الطَّاغُوتُ: الشَّيۡطَانُ الدَّاعِي إِلَى عِبَادَةِ غَيۡرِ اللهِ).

وَقَالَ ﷺ: (وَالۡأَنۡبِيَاءُ إِخۡوَةٌ وَدِينُهُمۡ وَاحِدٌ) (الۡحَدِيثُ مُتَّفَقٌ عَلَيۡهِ).

س٧ – : مَا هُوَ تَوۡحِيدُ الرَّبِّ؟

ج٧ – : تَوۡحِيدُهُ بِأَفۡعَالِهِ كَالۡخَلۡقِ وَالتَّدۡبِيرِ وَغَيۡرِهِمَا.. قَالَ اللهُ تَعَالَى: ﴿ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَـٰلَمِينَ﴾، وَقَالَ ﷺ: (أَنۡتَ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَالۡأَرۡضِ) (مُتَّفَقٌ عَلَيۡهِ).

س٨ – : مَا هُوَ تَوۡحِيدُ الۡإِلَهِ؟

ج٨ – : هُوَ إِفۡرَادُهُ بِالۡعِبَادَةِ كَالدُّعَاءِ وَالذَّبۡحِ وَالنَّذۡرِ، قَالَ اللهُ تَعَالَى: ﴿وَإِلَـٰهُكُمۡ إِلَـٰهٌ وَ‌ٰحِدٌ ۖ لَّآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلرَّحۡمَـٰنُ ٱلرَّحِيمُ﴾ (سورة البقرة)

وَقَالَ ﷺ (فَلۡيَكُنۡ أَوَّلُ مَا تَدۡعُوهُمۡ إِلَيۡهِ شَهَادَةَ أَنۡ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ) (مُتَّفَقٌ عَلَيۡهِ)

وَفِي رِوَايَةِ الۡبُخَارِيِّ: (إِلَى أَنۡ يُوَحِّدُوا اللهَ).

س٩ – : مَا هُوَ تَوۡحِيدُ صِفَاتِ اللهِ وَأَسۡمَائِهِ؟

ج٩ – : هُوَ إِثۡبَاتُ مَا وَصَفَ اللهُ بِهِ نَفۡسَهُ فِي كِتَابِهِ، أَوۡ وَصَفَهُ رَسُولُهُ فِي أَحَادِيثِهِ الصَّحِيحَةِ عَلَى الۡحَقِيقَةِ، بِلَا تَأۡوِيلٍ وَلَا تَفۡوِيضٍ، وَلَا تَمۡثِيلٍ، وَلَا تَعۡطِيلٍ. كَالۡاسۡتِوَاءِ وَالنُّزُولِ وَالۡيَدِ وَغَيۡرِهَا، مِمَّا يَلِيقُ بِكَمَالِهِ قَالَ تَعَالَى: ﴿لَيۡسَ كَمِثۡلِهِۦ شَىۡءٌ ۖ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡبَصِيرُ﴾ (سورة الشورى)

وَقَالَ ﷺ (يَنۡزِلُ اللهُ فِي كُلِّ لَيۡلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنۡيَا..) (رَوَاهُ مُسۡلِمٌ) (يَنۡزِلُ نُزُولًا يَلِيقُ بِجَلَالِهِ، لَا يُشۡبِهُ أَحَدًا مِنۡ مَخۡلُوقَاتِهِ)

س١٠ – : أَيۡنَ اللهُ؟

ج١٠ – : اللهُ فَوۡقَ الۡعَرۡشِ عَلَى السَّمَاءِ. قَالَ تَعَالَى: ﴿ٱلرَّحۡمَـٰنُ عَلَى ٱلۡعَرۡشِ ٱسۡتَوَىٰ﴾ سورة طه (أَيۡ عَلَا وَارۡتَفَعَ) كَمَا جَاءَ فِي الۡبُخَارِيِّ

وَقَالَ ﷺ: (إِنَّ اللهَ كَتَبَ كِتَابًا… فَهُوَ عِنۡدَهُ فَوۡقَ الۡعَرۡشِ) (مُتَّفَقٌ عَلَيۡهِ)

س١١ – : هَلِ اللهُ مَعَنَا؟

ج١١ – : اللهُ مَعَنَا بِسَمۡعِهِ وَرُؤۡيَتِهِ وَعِلۡمِهِ. قَالَ تَعَالَى: ﴿قَالَ لَا تَخَافَآ ۖ إِنَّنِى مَعَكُمَآ أَسۡمَعُ وَأَرَىٰ﴾ (سورة طه).

وَقَالَ ﷺ: (إِنَّكُمۡ تَدۡعُونَ سَمِيعًا قَرِيبًا وَهُوَ مَعَكُمۡ) (أَيۡ بِعِلۡمِهِ) (رَوَاهُ مُسۡلِمٌ).

س١٢ – : مَا هِيَ فَائِدَةُ التَّوۡحِيدِ؟

ج١٢ – : فَائِدَةُ التَّوۡحِيدِ هِيَ الۡأَمۡنُ فِي الۡآخِرَةِ مِنَ الۡعَذَابِ وَالۡهِدَايَةُ فِي الدُّنۡيَا وَتَكۡفِيرُ الذُّنُوبِ. قَالَ تَعَالَى: ﴿ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَلَمۡ يَلۡبِسُوٓا۟ إِيمَـٰنَهُم بِظُلۡمٍ أُو۟لَـٰٓئِكَ لَهُمُ ٱلۡأَمۡنُ وَهُم مُّهۡتَدُونَ﴾ (سورة الأنعام) (بِظُلۡمٍ: أَيۡ بِشِرۡكٍ).

وَقَالَ ﷺ: (حَقُّ الۡعِبَادِ عَلَى اللهِ أَنۡ لَا يُعَذِّبَ مَنۡ لَا يُشۡرِكُ بِهِ شَيۡئًا) (مُتَّفَقٌ عَلَيۡهِ).

Footnotes

  1. HR. Bukhari no.3443
  2. Kitab Khudz Aqidatak Minal Kitabi was Sunnah ash-Shahihah, Karya Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu rahimahullah, hal. 7
  3. Kitab Khudz Aqidatak Minal Kitabi was Sunnah ash-Shahihah, Karya Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu rahimahullah, hal. 7
  4. HR. Bukhari no.1496 dan HR. Muslim no. 19
  5. Kitab Khudz Aqidatak Minal Kitabi was Sunnah ash-Shahihah, Karya Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu rahimahullah, hal. 7
  6. HR. Muslim no.758
  7. Kitab Khudz Aqidatak Minal Kitabi was Sunnah ash-Shahihah, Karya Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu rahimahullah, hal. 8
  8. HR. Bukhari no. 3194, HR. Muslim no. 2751
  9. Kitab Khudz Aqidatak Minal Kitabi was Sunnah ash-Shahihah, Karya Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu rahimahullah, hal. 8
  10. HR. Muslim no. 2704, HR. Bukhari no.4205
  11. Kitab Khudz Aqidatak Minal Kitabi was Sunnah ash-Shahihah, Karya Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu rahimahullah, hal. 8
  12. HR. Bukhari 2856, HR. Muslim no. 30
  13. Kitab Khudz Aqidatak Minal Kitabi was Sunnah ash-Shahihah, Karya Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu rahimahullah, hal. 8