Soal : Apa hukum membaca Al Quran berjamaah di dalam masjid
Jawab:
Pertanyaannya bersifat umum. Jika yang dimaksud adalah mereka membaca bersama-sama dengan suara yang seragam, posisi, dan potongan ayat yang sama, maka hal ini tidak disyariatkan, dan paling tidak hukumnya adalah makruh, karena tidak ada riwayat dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam maupun dari para sahabat radhiyallahu anhum. Namun, jika hal tersebut dilakukan untuk tujuan pendidikan, kami berharap hal itu tidak masalah. Jika yang dimaksud adalah mereka berkumpul untuk menghafal atau mempelajari Al-Qur’an, di mana salah satu dari mereka membaca dan yang lainnya mendengarkan, atau masing-masing membaca sendiri-sendiri tanpa menyelaraskan suara dengan yang lain, maka hal itu disyariatkan. Sebagaimana yang diriwayatkan dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bahwa beliau bersabda:
“ Tidaklah segolongan manusia berkumpul di salah satu rumah Allah untuk membaca Kitab-Nya dan saling mempelajarinya di antara sesama mereka, melainkan akan turun kepada mereka ketenangan jiwa, para malaikat akan mengerumuni, rahmat pun meliputi dan mereka pun akan disanjung oleh Allah di hadapan (hamba-hamba Allah) yang berada dekat di sis-Nya.” [HR. Muslim]
〰〰〰〰〰〰〰
Sumber : Fatwa Al Lajnah Ad Daimah no. 2032 tanggal 6/12/1400
السؤال : ما حكم قراءة القرآن في المسجد جماعة ؟
الجواب : السؤال فيه إجمال . فإذا كان المقصود أنهم يقرءون جميعا بصوت واحد ومواقف ومقاطع واحدة فهذا غير مشروع , وأقل أحواله الكراهة ؛ لأنه لم يؤثر عن رسول الله –صلى الله عليه وسلم– ولا عن الصحابة –رضي الله عنهم– , لكن إذا كان ذلك من أجل التعليم فنرجو أن يكون ذلك لا بأس به وإن كان المقصود أنهم يجتمعون على قراءة القرآن لتحفظه أو تعلمه , ويقرأ أحدهم وهم يستمعون , أو يقرأ كل منهم لنفسه غير ملتق بصوته ولا بموافقة مع الآخرين , فذلك مشروع لما ثبت عن رسول الله –صلى الله عليه وسلم– أنه قال : « وما اجتمع قوم في بيت من بيوت الله يتلون كتاب الله ويتدارسونه بينهم إلا نزلت عليهم السكينة , وحفتهم الملائكة , وغشيتهم الرحمة , وذكرهم الله فيمن عنده » (1) رواه مسلم .

