oleh

Manusia Satu Asal Namun Berbeda Bahasa: Apa Hikmahnya?

-Fatwa-3,528 views

Perbedaan antar manusia adalah kenyataan yang tak terbantahkan. ia merupakan fakta yang bisa disaksikan secara langsung dalam kehidupan. Dari sinilah muncul sebuah pertanyaan penting: Apa hikmah dan tujuan dari perbedaan tersebut, khususnya dalam hal bahasa dan warna kulit?

Hikmah di Balik Perbedaan Bahasa dan Warna Kulit

Berikut ini kami sajikan fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz rahimahullah – Ketua Dewan Fatwa Arab Saudi – yang menjawab pertanyaan tersebut dalam bentuk tanya jawab.

Pertanyaan:

Mengapa bahasa di dunia ini beragam, padahal seluruh umat manusia berasal dari satu asal, yaitu Nabi Adam dan Hawa ‘alaihimassalam?

Jawaban:

Allah-lah yang lebih mengetahui, Dialah Rabb yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. Kita tidak memiliki pengetahuan yang pasti tentang hikmah di balik hal ini, namun kita yakin bahwa Rabb kita tidak menciptakan sesuatu tanpa hikmah.

Allah Ta‘ala berfirman,

إِنَّ رَبَّكَ حَكِيمٌ عَلِيمٌ

“Sesungguhnya Rabbmu adalah Dzat Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.” (Al An’am: 83)

Dan dia juga berfirman,

 إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًا

“Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (An Nisa: 11)

Di antara bukti kebijaksanaan-Nya adalah Dia menjadikan bahasa manusia beragam, demikian pula warna kulit mereka. Sebagaimana firman-Nya:

وَمِنْ آيَاتِهِ خَلْقُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافُ أَلْسِنَتِكُمْ وَأَلْوَانِكُمْ

 “Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya adalah penciptaan langit dan bumi, serta perbedaan bahasa dan warna kulit kalian.” (Ar-Rum: 22)

Maka, bisa jadi salah satu hikmah dari perbedaan bahasa ini adalah sebagai bukti kekuasaan Allah yang maha Agung. Dia mampu menciptakan suatu kaum dengan satu bahasa dan kaum lain dengan bahasa yang berbeda. Hal ini menunjukkan kebesaran dan kekuasaan-Nya. 

Selain itu, mungkin ada hikmah-hikmah lain yang belum kita pahami, namun dipahami oleh sebagian ahli ilmu.

Kesimpulannya, di antara hikmah yang paling nyata dari perbedaan bahasa dan warna kulit adalah bahwa Allah Ta’ala Maha Kuasa atas segala sesuatu. Dia menyebut hal ini sebagai bagian dari tanda-tanda kebesaran-Nya,

وَمِنْ آيَاتِهِ خَلْقُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافُ أَلْسِنَتِكُمْ وَأَلْوَانِكُمْ

Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya adalah penciptaan langit dan bumi, serta perbedaan bahasa dan warna kulit kalian.” (Ar Rum: 22)

Sebagaimana Dia juga menjadikan manusia berbeda-beda dalam warna kulit: ada yang berkulit merah, hitam, putih, dan campuran warna-warna tersebut. Dia juga menjadikan mereka berbeda dalam ukuran tubuh: ada yang tinggi, pendek, dan yang pertengahan.
Demikian pula, Dia menjadikan mereka berbeda dalam akhlak dan kemampuan akal.

Begitulah pula dalam hal bahasa—semuanya menunjukkan kekuasaan-Nya yang agung, dan bahwa Dia berbuat sesuai kehendak-Nya, Mahasuci dan Maha tinggi Dia. Bisa jadi ada banyak hikmah lain di balik semua ini yang tidak kita pahami. 1

Kesimpulan Penting dari Fatwa Tentang Asal-Usul dan Perbedaan Manusia

Berikut beberapa poin kesimpulan dari fatwa di atas:

  1. Asal-usul umat manusia satu, yaitu dari Nabi Adam dan Hawa ‘alaihissalam. Namun Allah Ta’ala menetapkan adanya perbedaan bahasa dan warna kulit sebagai bagian dari hikmah dan kebijaksanaan-Nya.
  2. Allah Ta’ala Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui, meskipun manusia tidak selalu mampu memahami hikmah dari segala ciptaan-Nya.
  3. Perbedaan bahasa dan warna kulit adalah bagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah Ta’ala, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an (Ar-Rum: 22).
  4. Salah satu hikmah keberagaman tersebut adalah menunjukkan kekuasaan Allah Tabaraka wa Ta’ala, bahwa Dia mampu menciptakan perbedaan yang luas dalam satu garis keturunan.
  5. Allah menciptakan manusia berbeda-beda dalam berbagai hal lainnya juga, seperti:
  • Warna kulit: merah, putih, hitam, dan lainnya.
  • Postur tubuh: tinggi, pendek, sedang.
  • Akhlak dan tingkat kecerdasan.
  1. Semua perbedaan ini merupakan bagian dari kehendak dan kuasa Allah Tabaraka wa Ta’ala, yang menciptakan makhluk sesuai dengan kehendak-Nya. Tidak ada yang tercipta secara sia-sia atau kebetulan.

Keberagaman manusia, baik dalam bahasa, warna kulit, bentuk fisik, karakter, maupun akal pikiran, adalah tanda-tanda kebesaran Allah Ta’ala yang harus direnungkan oleh setiap insan yang berakal.

Meskipun hikmah di balik perbedaan tersebut tidak sepenuhnya dapat dijangkau oleh akal manusia, namun seorang mukmin meyakini bahwa setiap ciptaan Allah mengandung tujuan mulia dan kebijaksanaan yang dalam, meskipun tidak selalu tampak secara langsung. (ZDN/AAA/AFG)

Penulis: Muhammad Zidan


Baca juga: Inilah Hikmah Ujian Hidup dan Cara Menghadapinya


Referensi:

Al-Qur’anul Karim

Fatawa Nur ‘Alad Darb karya Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz -Mufti Arab Saudi- (W. 1420 H) rahimahullah 

Teks Arab Fatwa:

الحكمة في اختلاف اللغات والألوان

س: لماذا تعددت اللغات في العالم مع العلم أن جميع الأمم من أصل واحد هو أبونا آدم وأمنا حواء؟

ج: الله أعلم سبحانه، ربك هو الحكيم العليم، ليس عندنا يقين بالحكمة في هذا، ولكننا نعلم أن ربنا حكيم عليم،يقول جل وعلا: {إِنَّ رَبَّكَ حَكِيمٌ عَلِيمٌ}، ويقول سبحانه:{إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًا}

فمن حكمته البالغة جعل اللغات متعددة، وجعل الناس ألوانا كذلك؛ كما قال عز وجل: {وَمِنْ آيَاتِهِ خَلْقُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافُ أَلْسِنَتِكُمْ وَأَلْوَانِكُمْ} ، فقد يكون من الحكمة الدلالة على قدرة الله العظيمة، وأنه سبحانه قادر أن يجعل لهؤلاء لغة ولهؤلاء لغة، فإن هذا أبين في القدرة العظيمة، وقد يكون من الحكمة أشياء أخرى لا نعقلها ولا نفهمها ويفهمها غيرنا من أهل العلم، فالحاصل أن من أوضح الحكم في ذلك أنه سبحانه وتعالى قدير، ولهذا جعل لغات الناس متعددة، وأخبر أنها من آياته:

{وَمِنْ آيَاتِهِ خَلْقُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافُ أَلْسِنَتِكُمْ وَأَلْوَانِكُمْ} (١) (٢)

كما جعلهم ألوانا فيهم الأحمر والأسود والأبيض وبين ذلك، وجعلهم أيضا مختلفين في الأحجام؛ هذا طويل وهذا قصير وهذا بين ذلك، وجعلهم مختلفين في الأخلاق والعقول، وهكذا مسألة اللغة كلها تدل على قدرته العظيمة وأنه يتصرف كما يشاء، سبحانه وتعالى، وقد تكون هناك حكم كثيرة لا نفهمها


 

Footnotes

  1. Lihat Fatawa Nur ‘Alad Darb Hal. 86
    Berikut linknya:
    ص86 – كتاب فتاوى نور على الدرب لابن باز بعناية الشويعر – الحكمة في اختلاف اللغات والألوان – المكتبة الشاملة
join chanel telegram islamhariini 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *