oleh

Keutamaan Bulan Ramadhan

-Berita Islam-3,885 views

Alhamdulillah, tak terasa kita hampir sampai pada bulan Ramadhan. Sangat banyak keutamaan bulan Ramadhan tersebut. Maka setiap muslim tertuntut untuk mengetahuinya. 

Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan seputar keutamaan bulan Ramadhan yang terdapat di dalam al-Qur’an atau hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Harapannya, dengan mengetahui keutamaan tersebut kita termotivasi untuk lebih semangat beramal ibadah di bulan suci Ramadhan.

Berikut ini beberapa keutamaan dan kemuliaan bulan Ramadhan:

Al-Qur’an diturunkan pada Bulan Ramadhan.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang mulia. Pada bulan ini diwajibkan bagi kaum muslimin melakukan ibadah puasa bagi yang mampu melakukannya. Pada bulan ini pula Allah Ta’ala menurunkan al-Qur’an. Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman di dalam al-Qur’an surat al-Baqarah ayat 185,

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang al-Qur’an diturunkan padanya. Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara hak dan bathil). Maka barangsiapa di antara kalian yang menemui bulan Ramadhan tersebut hendaklah dia berpuasa pada bulan itu.”

Pada Bulan Ramadhan Terdapat Malam Lailatul Qadar.

Pada bulan Ramadhan terdapat satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Malam tersebut dikenal dengan malam lailatul qadar (malam kemuliaan). Pada malam itu Allah lipat gandakan pahala bagi setiap hamba yang beribadah kepada-Nya. Hal ini sebagaimana yang Allah tegaskan pada surat al-Qadr ayat  1-3,

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (1) وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ (2) لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (3)

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (al-Qur’an) pada malam lailatul qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemulian itu lebih baik dari seribu bulan.”


Baca Juga: 7 Keutamaan Malam Lailatul Qadr


Para Setan-setan dibelenggu, Pintu-pintu Surga Dibuka, dan Pintu-pintu Neraka ditutup. 

 Nabi sallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

«إِذَا دَخَلَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الجَنَّةِ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ جَهَنَّمَ وَسُلْسِلَتِ الشَّيَاطِينُ»

وَ فِي لَفْظٍ لمِسْلِمٍ: وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ 

“Apabila telah datang bulan Ramadhan pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan para setan pun dibelenggu.” 1  

Hadits di atas menunjukkan kepada kita betapa mulianya bulan Ramadhan. Karenanya pada bulan ini Allah mudahkan bagi hamba-Nya untuk melakukan berbagai ketaatan seperti puasa dan shalat malam. 

Hal ini berbeda dengan bulan-bulan lainnya. Pada bulan Ramadhan orang akan lebih sibuk melakukan kebaikan daripada kemaksiatan. 

Bulan Ramadhan adalah Salah Satu Waktu dikabulkannya Doa. 

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرُ وَالإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ

“Tiga golongan yang doanya tidak akan tertolak, yaitu orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan orang yang terzalimi.” 2

Pada keterangan hadits di atas terdapat hasungan untuk kita memperbanyak doa kebaikan ketika berpuasa. 

Allah Akan Mengampuni Dosa-dosa yang Telah Lalu Bagi Orang yang Berpuasa Ramadhan.

 Hal ini sebagaimana Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena keimanan dan mengharap ganjaran pahala, maka Allah akan ampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” 3

Di dalam hadits yang lain Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

«الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ، وَالْجُمْعَةُ إِلَى الْجُمْعَةِ، وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ، مُكَفِّرَاتٌ لِمَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتُنِبَتِ الْكَبَائِرُ»

“(Antara) shalat lima waktu, (dari) Jumat ke Jumat berikutnya, dan (dari) Ramadhan ke Ramadhan berikutnya menjadi penghapus dosa yang dilakukan di antara waktu-waktu tersebut apabila dosa besar dijauhi.” 4

Allah Mengampuni Dosa Hamba-Nya yang Menegakkan Malam Lailatul Qadar.

Di dalam sebuah hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, 

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ القَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِه

“Barangsiapa yang berdiri (mengerjakan shalat) pada malam lailatul qadar karena keimanan dan mengharap ganjaran pahala, maka Allah akan ampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” 5


Baca Juga: Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar


Penutup

Demikianlah sekelumit dari keutamaan dan kemuliaan bulan Ramadhan. Semoga dengan mengetahuinya kita bisa lebih memanfaatkan momentum datangnya Ramadhan ini dengan memperbanyak amal ibadah di atas ilmu. Sehingga kita menjadi golongan hamba-Nya yang beruntung. Aamiin. (KWB/AAA/ATR)

Penulis: Kiki Waliyullah Bengkulu 

Referensi:

  1. Shahih al-Bukhari karya Muhammad bin Ismail bin Ibrahim (W. 256 H) rahimahullah. 
  2. Shahih Muslim karya Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj bin Muslim al-Qusyairy an-Naisabury (W. 271 H) rahimahullah. 
  3. Sunan at-Tirmidzi karya Imam al-Hafidz Abu Isa Muhammad bin Isa bin Saurah bin Musa bin ad-Dahhak as-Sulaimi at-Tirmidzi (W. 279 H) rahimahullah. 
  4. Silsilah al-Ahadits as-Shahihah karya Syaikh Abu Abdirrahman Nashiruddin bin Nuh (L. 1333 H & W. 1420 H) rahimahullah.

 

 

Footnotes

  1.  HR. al-Bukhari no. 3277 dan Muslim no. 1079 dari sahabat Abi Hurairah radhiyallahu ‘anhu.
  2.  HR. at-Tirmidzi no. 3598. Imam Tirmidzi mengatakan hadits ini hasan dan Syaikh al-Albani menshahihkan di dalam Silsilah al-Ahadits as-Shahihah.
  3.  HR. Muslim no. 760 dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu.

     

  4.  HR. Muslim no. 233 dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu.  
  5.  HR. al-Bukhari no. 1901 dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu. 
join chanel telegram islamhariini 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *