oleh

Doa Ketika Turun Hujan

-Fikih-3,277 views

Pada artikel kali ini, kami akan menyebutkan doa ketika turun hujan. Sebuah doa yang diajarkan oleh Rasulullah kepada umatnya tatkala hujan turun. Simak ulasan berikut.

Hujan Merupakan Karunia

Pembaca webisite Islam Hari Ini yang semoga kita selalu berada di dalam lindungan-Nya, salah satu karunia yang Allah Ta’ala berikan kepada umat manusia adalah turunnya hujan. Mengapa demikian? Karena air hujan yang Allah turunkan ke muka bumi memiliki banyak manfaat, salah satunya yaitu sebagaimana yang Allah Ta’ala nyatakan di dalam al-Qur’an,

﴿وَمَا أَنزَلَ اللَّهُ مِنَ السَّمَاءِ مِنْ مَاءٍ فَأَحْيَا بِهِ الأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا﴾

“Dan apa saja yang Allah turunkan dari langit berupa air hujan, lalu dengan itu Allah menghidupkan bumi setelah matinya(kering).” (al-Baqarah: 163)

Air hujan adalah air yang penuh dengan keberkahan, manfaat dan kebaikan yang banyak padanya. Di dalam ayat yang lain Allah Ta’ala juga berfirman,

﴿وَنَزَّلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً مُبَارَكًا فَأَنْبَتْنَا بِهِ جَنَّاتٍ وَحَبَّ الْحَصِيدِ﴾

“Dan dari langit Kami turunkan air yang penuh keberkahan, lalu Kami tumbuhkan dengan air (hujan) itu pepohonan yang rindang dan biji-bijian yang dapat dipanen.” (Qaf: 9)

Maka wajib bagi kita untuk memurnikan ibadah hanya untuk Allah saja dan bersyukur kepada-Nya. Tidak boleh menyandarkan turunnya hujan itu kepada selain Allah karena Dialah yang maha kuasa atas turunnya hujan tersebut.

Di antara bentuk syukur kita ketika turunnya hujan adalah membaca doa. Maka pada pada rubrik kali ini kami akan membahas tentang doa yang shahih yang diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika hujan turun.

Doa Ketika Turun Hujan

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membimbing umatnya tatkala turun hujan hendaknya membaca,

 اللَّهُمَّ صيبًا نافعًا

“Ya Allah turunkanlah hujan yang bermanfaat.”1

Makna Doa

Berkata Imam asy-Syaukani rahimahullah menjelaskan makna hadits di atas,

 صَيِّبًا: أَيْ اجْعَلْهُ صَيِّبًا وَنَافِعًا وَالصَّيِّبُ: الْمَطَرُ

“Kata (الصَّيِّبُ) adalah hujan, maksudnya adalah turunkanlah hujan yang bermanfaat.”

 

Imam Ibnu Malik al-Karramni rahimahullah juga berkata,

نافعاً: لا مُغْرِقاً كَطُوْفَانِ نُوْحٍ عَلَيْهِ السَّلَامُ

“Kata (نافعاً) yaitu hujan yang bermanfaat, tidak menenggelamkan seperti air bah yang membinasakan kaum Nabi Nuh ‘alaihissalam.”2

Terakhir kami nukilkan di sini perkataan Imam Ibnu Bathol menjelaskan makna yang terkandung dari doa di atas,

قَالَ: صَيِّبًا نَافِعًا فِيْهِ: الدُّعَاءُ فِى الاِزْدِيَادِ مِنَ الخَيْرِ وَالبَرَكَةِ فِيْهِ وَالنَّفْعِ بِهِ

“Ucapan Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam (صَيِّبًا نَافِعًا) padanya terdapat doa agar air hujan ini berbagai kebaikan, keberkahan dan kemanfaatan.”3

Demikianlah penjelasan tentang doa ketika turun hujan. Wallahu a’lam bis shawab

Penulis: Kiki Waliyullah Bengkulu (KWB)

Referensi:

  1. Shahih al-Bukhari karya Muhammad bin Ismail bin Ibrohim kunyanya Abu Abdilah (W.256 H) rahimahullah
  2. Nailul authar karya Muhammad bin Ali bin Muhammad bin Abdillah as-Syaukani al-Yamani rahimahullah (W 1250 H)
  3. Syarah al-Mashabih karya Muhammad bin Abdul Lathif bin Abdul Aziz dikenal dengan Ibnu Malik al-Karramni rahimahullah (W 854 H)
  4. Syarah Shahih al-Bukhari karya Ali bin Khalaf bin Abdul Malik Ibnu Bathol rahimahullah

(W 449 H)


 

Footnotes

  1. HR al-Bukhari no. 1032 dari sahabat Aisyah radhiyallahu ‘anha.
  2. Syarah al-Masho’bih 2/285 karya Imam Muhammad bin Abdul Lathif bin Abdul Aziz dikenal dengan ibnu Malik al-karramni Faqih mazhab Hanafi rahimahullah.

  3. Syarah Shahih al-Bukhori 3/22 karya Imam Ali bin Khalaf bin Abdul Malik ibnu Bathol rahimahullah.

join chanel telegram islamhariini 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *