PANDUAN PENGAJARAN AISAR JILID SATU (bag. 1)

oleh

TUJUAN:

Murid menguasai semua huruf hijaiyyah dalam keadaan fathah, Kasroh dan Dhommah dengan mengeluarkan huruf-huruf tersebut dari Makhroj yang Tepat dan dengan Sifat yang benar, diiringi dengan itmamul harokat (penyempurnaan harakat).

METODE:

Agar pengajaran jilid pertama berhasil dengan baik insyaallah, ada baiknya mu’allim memperhatikan metode-metode berikut:

▪️ Bagi murid yang sudah memiliki penalaran, atau mereka yang ingin memperbaiki bacaan ditekankan untuk menguasai teori makhroj huruf dan shifat. Untuk menguasainya butuh waktu dan tadrib (praktek/latihan) yang banyak.

▪️ Bagi anak-anak yang belum begitu memahami tidak perlu disampaikan pembahasan ini karena pengajaran AISAR tertumpu pada talqin.

▪️ Bagi guru diharuskan menguasai teori makhroj dan shifat untuk bisa mempraktekan dengan benar kepada anak didik.

▪️ Guru Mentalqin murid dengan makhroj dan sifat lazimah yang benar. Pada masing-masing jalsah dibantu keterangan makhroj huruf dan sifatnya.

Catt Penting:

Muatan huruf pada pengenalah huruf hijaiyyah pada AISAR cetakan keenam dan ketujuh separuh dari AISAR cet pertama hingga kelima. Penyederhanaan ini bukan dimaksudkan agar murid cepat selesai, namun maksudnya adalah agar guru lebih perlahan dalam mengajarkan dan mentalkin bacaan murid. Hendaknya mu’allim mengulang-ulang jalsah.

▪️ Selalu ditekankan bagi guru dan murid untuk menyempurnakan harokat.

Bagaimana menyempurnakan harokat Fathah, Kasroh dan Dhommah?

= Menyempurnakan harokat Fathah adalah turunan dari alif. Menyempurnakannya adalah dengan membuka mulut (ke atas).

= Menyempurnakan harokat Kasroh adalah turunan dari ya`. Menyempurnakannya adalah dengan menurunkan rahang ke bawah.

= Menyempurnakan harokat Dhommah adalah turunan dari wawu. menyempurnakannya adalah dengan menggabungkan 2 bibir dan mengedepankannya.

Catt: Dan hendaklah diketahui bahwa gerakan mulut harus menyertai harokat pada huruf. Tidak mendahului atau terlambat darinya.

▪️ Murid menirukan dengan pelan dan guru harus senantiasa memperhatikan semua bacaan muridhingga selesai satu jalsah.

▪️ Jika semua benar ulangilah jalsah tersebut satu kali dan sangat baik jika diulangi dua kali.

Catt: Untuk pengenalan huruf hijaiyyah dari jalsah 1 sd jalsah 28 sengaja masing-masing jalsah hanya separuh halaman, berbeda dengan cetakan lama yang memuat satu halaman penuh. Perubahan ini (dari satu halaman menjadi separuh) dengan maksud: Agar guru benar-benar bersemangat mentalkin satu jalsah, murid juga tidak merasa banyak beban, sebagian pengguna AISAR merasa bahwa contoh terlalu pendek sehingga murid kurang menguasai, masalah ini sebenarnya tidak akan muncul seandainya guru mentalkin setiap huruf kemudian murid mengulangi jalsah tersebut sekali atau dua kali.

Setelah murid menguasai huruf berharokat fathah, Guru beralih mengajarkan harokat Fathah dan kemudian Dhommah.

Semua jalsah harus dilalui dengan sempurna dan jika belum menguasai diharuskan murid mengulangi jalsah tersebut. Tidak berpindah jalsah hingga guru benar-benar yakin kemampuan murid.

Insyaallah jika semua rambu diikuti dengan baik, siswa lulus dari jilid satu dalam keadaan menguasai semua huruf hijaiyyah dalam tiga harokat dengan makhroj dan shifat yang benar diiringi dengan penyempurnaan harokat.

▪️▪️▪️ 🌿🌾🍀🌿🌾☘ ▪️▪️▪️