oleh

Bagaimana Meraih Ampunan di Bulan Ramadhan?

Satu perkara yang merupakan ketetapan dan hikmah Allah terhadap manusia adalah ujian, yang bertujuan untuk menyeleksi mereka. Manakah hamba yang benar dalam keimananya dan manakah yang berdusta. Allah Subhanahu Wa Ta’ala kabarkan hal ini di dalam al-Qur’an,

وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ

“Dan sungguh telah Kami uji orang-orang sebelum mereka, sehingga Allah mengetahui orang-orang yang jujur dan mengetahui pula orang-orang yang berdusta.” (al-Ankabut: 3)

Gangguan adalah Ujian

Allah mengabarkan ketetapan-Nya ini bagi seluruh bani Adam, yaitu bahwa pasti akan datang ujian dan gangguan kepada mereka. Di antaranya adalah melalui Iblis dan bala tentaranya,

قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ

“Iblis berkata: Sungguh demi kemuliaan-Mu, aku benar-benar akan menyesatkan mereka semua.” (Shad: 82)

Namun Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang tidak membiarkan hamba-Nya terseret rayuan Iblis dan bala tentaranya. Di antara wujud pertolongan Allah adalah dengan Dia menganugerahkan satu bulan khusus yang di dalamnya terdapat ampunan serta ladang pahala bagi kaum muslimin.

Itulah bulan Ramadhan, bulan penuh berkah. Pada bulan tersebut, pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup, sedangkan setan-setan yang jahat dibelenggu. Hal ini sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

أَتَاكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌ مُبَارَكٌ فَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَتُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ وَتُغَلُّ فِيهِ مَرَدَةُ الشَّيَاطِينِ لِلَّهِ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ

“Telah datang bulan Ramadhan kepada kalian, bulan yang penuh berkah. Allah wajibkan atas kalian berpuasa. Pada bulan tersebut, pintu-pintu langit dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup, sedangkan setan-setan yang jahat dibelenggu. Pada bulan tersebut pula, Allah memiliki satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa yang terhalangi dari kebaikan pada malam tersebut, maka sungguh dia benar-benar telah terhalangi.” (HR. an-Nasa’i no. 2106, Shahih)

Begitu pula Allah menyiapkan pahala dan ampunan yang melimpah bagi para hamba-Nya di bulan tersebut, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ، وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ، مُكَفِّرَاتٌ لِمَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتُنِبَ الْكَبَائِرُ

“Di antara shalat-shalat lima waktu, dari satu Jumat sampai Jumat berikutnya, dari bulan Ramadhan hingga bulan Ramadhan setelahnya, semua itu akan menjadi penghapus dosa di sela-sela waktu tersebut, selama dia menjauhi dosa-dosa besar.” (HR. Muslim no. 223 di dalam Shahihnya)

Bagaimana Meraih Ampunan di Bulan Ramadhan?

Pembaca yang semoga dirahmati Allah…

Di antara amalan pada bulan Ramadhan yang akan mendatangkan ampunan dari sisi-Nya adalah:

  1. Berpuasa di siang hari bulan Ramadhan, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ، إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan dilandasi iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni seluruh dosa-dosanya yang telah lalu.” (Muttafaqun ‘alaihi)

  1. Shalat tarawih, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang melakukan shalat tarawih dengan dilandasi iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Muttafaqun ‘alaihi)

  1. Memperbanyak doa pada sepertiga malam terakhir, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

يَنْزِلُ رَبُّنَا عَزَّ وَجَلَّ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ فَيَقُولُ: مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ؟ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ؟ حَتَّى يَطْلُعَ الْفَجْرُ

“Rabb kami turun pada setiap malam di sepertiga malam terakhir, kemudian berkata, ‘Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkannya. Barangsiapa yang meminta ampun kepada-Ku, niscaya akan Aku akan mengampuninya. Demikian sampai terbit fajar.” (Muttafaqun ‘alaihi)

  1. Menghidupkan malam lailatul qadar, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ القَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang menghidupkan malam lailatul qadar dengan dilandasi iman dan mengharap pahala, niscaya akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (ٍHR. Al Bukhari dalam shahihnya no. 1901, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu )

  1. Mangucapkan dzikir setelah selesai adzan, sebagaimana yang dibimbingkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

مَنْ قَالَ حِينَ يَسْمَعُ الْمُؤَذِّنَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، رَضِيتُ بِاللهِ رَبًّا وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولًا، وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا، غُفِرَ لَهُ ذَنْبُهُ

“Barangsiapa yang mengucapakan setelah adzan,

أَشْهَدُ أَنْ لا إِلهَ إِلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوَلهُ، رَضِيتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولاً، وَبِالإِسْلامِ دِينًا

niscaya akan diampuni dosa-dosanya.” (HR. Muslim no. 386 di dalam Shahihnya, dari sahabat Said bin Abi Waqqash radhiyallahu ‘anhu)

Pembaca yang semoga dirahmati Allah…

Inilah beberapa amalan yang akan menghapuskan dosa-dosa seorang hamba, terkhusus di bulan Ramadhan. Walaupun di tengah wabah COVID-19 yang tengah melanda kita. Hendaknya seorang muslim tidak pesimis menghadapinya dan tetap bersemangat dalam meraup berbagai keutamaan di bulan Ramadhan. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda,

ما يُصِيبُ المُسْلِمَ، مِنْ نَصَبٍ وَلاَ وَصَبٍ، وَلاَ هَمٍّ وَلاَ حُزْنٍ وَلاَ أَذًى وَلاَ غَمٍّ، حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا، إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ

“Tidaklah menimpa seorang muslim, berupa penyakit, kesulitan, kesedihan, gangguan, sampai pun sakit karena tertusuk duri, melainkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan menghapuskan kesalahan-kesalahannya.” (HR. al-Bukhari no. 5641 dan Muslim no. 2573 di dalam Shahih keduanya)

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menghapuskan segala dosa dan kesalahan kita pada bulan nan penuh berkah ini di tengah pandemi COVID-19 yang sedang terjadi. Amin

AFF/AA-THR .

join chanel telegram islamhariini 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait